Film, Ulasan

the cool speech

Baru pulang dari nonton kings speech di planet Hollywood. FILM NYA BAGUS !
Jadi sebelumnya saya memilih antara London Boulevard atau Kings Speech. Berdasarkan apa yang teman teman saya katakan (emmy, Jennie, dan yang lainnya), lebih baik kings speech. London Boulevard tidak terlalu bagus. saya menerima masukan mereka, tapi tetap mengikuti kata hati saya. Dan pada malam tadi, saya merasa sedang ingin menonton kings speech.

the king's speech
Setelah film selesai dan lampu dinyalakan, saya adalah satu satu nya di ruang bioskop yang bertepuk tangan. ya, Memang, saya sedikit aneh. Tapi itu cara saya memberi pujian kepada film film bagus. seperti biasanya juga, saya tersenyum sepanjang perjalanan pulang sampai di jembatan penyebrangan dekat rumah (dimana saya melewati bapak dan ibu yang tidur di jembatan. Pikiran saya langsung diisi dengan metode metode bagaimana menolong mereka)
La la la la
Kings Speech memiliki beberapa moral value yang saya tangkap. Dan yang juga saya sukai. Berikut penjabarannya.
1.       Lionel Louge, orang yang lebih hebat ada di belakang orang hebat.
Beliau sabar, dan memiliki cara yang controversial untuk menolong sang raja
. Brilian. Saya ingin sekali menjadi karakter orang seperti beliau
2.       Sertifikat < pengalaman. Artinya tidak lebih penting dari skill dan pengalaman. Ini cocok sekali dengan saya. Sertifikasi sepertinya bukan hal yang nomor Satu
3.       Wisdom is the king ! bijaksana. Ini sifat yang menjadi target saya. Suatu saat nanti, saya harus bisa jadi bijaksana
4.       Hard work can defeat disability ! selain disable dalam artian cacat (seperti King George di film Kings speech), disable yang saya
maksud juga adalah ketidakbisaan. Saya yakin ini sudah menjadi pepatah umum. Kerja keras bisa mengalahkan ketidakmampuan. Tapi apa semua nya sudah melakukan apa yang pepatah umum itu katakana ? saya rasa sedikit sekali orang yang mau bekerja keras, dan kebanyakan hanya fokus di hasil saja. Tonton film ini, kita akan bisa melihat, kerja keras akan berbuah manis.
5.       Persahabatan tidak mengenal kasta. Di akhir cerita, ada baris yang mengatakan “King George dan Lionel bersahabat sampai akhir hayat nya” , indah kan. Padahal Lionel berasal dari rakyat biasa. Point ini mengingatkan saya akan novel Kite Runner oleh Khaled Hossaini, dimana putra bangsawan juga bersahabat dengan anak seorang pembantu yang sangat loyal.
Hebat hebat. Menonton film bagus membuat saya bahagia.
Terima kasih telah membaca.
Oleh Satu Cahaya langit