Personal

dzuhur di 3 agustus 2011

ceramah dzuhur 3agustus 2011
siang ini seperti dzuhur sebelumnya (dibulan puasa), saya ke masjid Al Ittihaad, Tebet Barat, untuk sholat dzuhur. dan seperti jadwal rutin, setiap selesai shalat dzuhur, ada majelis ilmu. kali ini seorang ustadz yang berjubah putih. saya lupa namanya. mungkin maghrib nanti saya tanya.
saya selalu suka khutbah, majelis ilmu, atau semacamnya, dimana ustadz selalu mengajarkan sesuatu yang bisa jadi makanan akal pikiran dan hati saya. namun, saya sedikit spesifik, saya kurang begitu suka dengan tipe khutbah ‘textbook’ dan terlalu baku kalimat kalimatnya. maafkan saya untuk itu. ustadz hari ini membuka khutbah dengan beberapa kalimat baku. saya sudah berpikir “apa lebih baik meneruskan ngaji saya ya?”, tapi sebelum saya beranjak, ustadz mengeluarkan beberapa kata, yang menurut saya hebat, dan langsung menyentuh hati saya. ini yang biasanya saya rasakan dari khutbah yang tidak ‘textbook’. anda mungkin berpikir saya berlebihan, atau bahasa anak sekarangnya ‘lebai’, tapi memang begitu yang saya rasakan.
” kita adalah insan insan yang dipilih. oleh Allah SWT. dipilih untuk berada disini, siang hari ini, sholat dzuhur berjamaah, mendengarkan kuliah islam, dan duduk dengan tenang, semua atas izin Allah SWT. ” katanya.
lalu ustadz berkata lagi, ” apa benar demikian ? ” tanya nya.
kami semua menjawab ” Ya. ”
lalu dia bertanya lagi, ” semua yang kita kerjakan , atas izin siapa ? ” tanya nya
kami menjawab lagi ” Allah SWT ”
” kalau kita sudah yakin, semua yang terjadi pada kita, adalah atas izin Allah SWT, maka hidup kita pasti akan tenang, nyaman, dan tidak gelisah ” kata ustadz.
oke, beneran, itu bener banget. selama ini saya hanya ‘hampir’ berpikir kearah sana. tapi tidak sampai menyimpulkan, namun setelah mendengar ini dari ustadz dan memikir kan kembali, memang tepat sekali seperti itu.
pasti tulisan ini dibaca nya biasa saja, tidak sehebat yang saya ceritakan di beberapa paragraf diatas. ini karena anda hanya membaca, kalau anda mendengar sendiri dari beliau, mungkin anda akan berpikir seperti saya.
beliau melanjutkan ke point point berikut nya, yang saya tidak perlu jabarkan secara detail ya, sedikit saja, misalnya tentang : nikmat dari Allah SWT pada kita yang tidak terhitung. contoh kecil seperti kedipan mata, nafas, dll. yang jika diambil sedikit saja, pasti kita sudah mengeluh. juga tentang nikmat ramadhan, dan sebagai nya.
beliau menceritakan dengan gaya yang, menurut saya, sangat bagus. sedikit mirip dengan Aa Gym, tapi lebih tenang. lebih lucu (beliau melucu sekali sekali, tentang SMS ramadhan yang banyak sekali, tentang betapa majlis mudah sekali membuat orang mengantuk, dll)
saat hampir selesai, beliau menutup dengan membaca doa, dengan bahasa indonesia, ” semoga kita semua diberi bimbingan dalam melewati bulan suci ramadhan ini, dapat menikmati barokah nya, dan termasuk diantara orang orang yang diampuni dosa nya ” kata nya. kata kata yang umum bukan ? tapi membuat mata saya berkaca-kaca, dan ketika saya melihat sekitar saya, ternyata bukan hanya saya, banyak juga orang yang kelihatan sedang menyeka air mata. mungkin karena isi dan tutur kata Ustadz ini sangat mudah memasuki sanubari orang orang. itu menurut saya.
ahh. senangnya sudah diisi dengan cerita dan ceramah yang baik. alhamdulillah. mari kembali bekerja 🙂
oleh satu cahaya langit