Ulasan

The Way Back , perjalanan panjang menuju kebebasan

ini adalah review dari salah satu film perjalanan yang paling saya suka. Fim tentang perjalanan, survival, pelarian, persahabatan, sejarah dan ada banyak sekali pelajaran hidup yang bisa diambil. Banyak banget plus dari film ini, dan anehnya, saya tidak menemukan kekurangan didalamnya.

“ In 1941, three man walked out of the Himalayas into India. They had survived a 4000 mile walk to freedom. This film is dedicated to them “

the way back
the way back
itu kalimat pembuka film. menandakan film ini diangkat dari kisah nyata.
Janusz (diperankan oleh Jim Sturgess), seorang tentara Polandia biasa tahun 1939, ketika Hitler menyerang dan menjajah Polandia. Beberapa hari setelahnya, Stalin juga datang menyerang. Polandia terbagi dua. Janusz dituduh oleh Rusia sebagai seorang mata-mata. Dia menyanggah. Di Rusia, ketika seseorang menyanggah, mereka akan menyiksa orang terdekatnya. Maka Istrinya dengan terpaksa berbohong dan mengakui kalau Janusz memang mata-mata. Janusz kemudian dijebloskan ke penjara di Siberia.
Penjara Siberia merupakan penjara paling sempurna. Selain dijaga ketat oleh tentara, penjara itu dikelilingi oleh gunung salju yang sangat luas,sehingga hampir tidak mungkin ada tawanan yang dapat bertahan hidup jika melarikan diri.
Setelah melihat keadaan di penjara itu sangat parah, Janusz semakin menguatkan niatnya untuk melarikan diri, tapi ia tidak akan selamat jika sendirian. Teman-teman barunya di penjara setuju untuk ikut, walau mereka tahu besar kemungkinan mereka akan mati di jalan. Sialnya, salah satu kriminal paling kejam di penjara, Valka (Collin Farrel), mendengar rencana mereka dan mau ikut juga.
Tujuh pria itu pun lari setelah mematikan generator listrik. dalam badai salju, mereka berhasil lolos dari kejaran tentara dengan anjing pemburunya. Badai salju itu menjadi ‘menu pembuka’ dalam perjalanan mereka. Dan tidak semua dapat bertahan hidup.
Kelebihan paling utama film ini adalah cerita nya. Storyline yang kuat banget. Memainkan perasaan sedih dan gelisah kita, ketika mereka kesulitan dan hampir mati kekurangan makanan. Hampir menyerah karena mereka bahkan tidak tahu berapa jauh lagi harus berjalan. Lalu tiba-tiba senang, ketika mereka menemukan sumber air, atau berhasil keluar dari badai salju. Pada akhir cerita juga ada drama yang sangat menyentuh.
Janusz dan teman teman
Janusz dan teman teman
Pemandangan, Panorama dalam film ini bagu——s banget ! Dari gunung salju, lalu gunung bebatuan, danau, padang pasir, sungai, semuanya indah. Pemandangan indah membuat kita sadar, kalau kita ini sangat kecil dibandingkan sang Pencipta. Buat yang suka jalan, tentunya bikin pengen datang ke tempat itu juga :p
Detail kecil juga diperhatikan banget oleh sutradara film ini, Peter Weir. Kita akan melihat bahwa untuk bertahan hidup, bahkan rusa juga dimakan mentah setelah merebutnya dari serigala liar, juga menyeruput air di lumpur, dan sengatan matahari di padang pasir, bisa membunuh dengan mudah, dan bagaimana niat bisa menjadi nyawa kedua.
Pesan moral yang disampaikan di film ini, menurut saya, bahwa untuk satu niat yang sangat penting, hal yang hampir tidak mungkin pun akan kita coba dan coba lagi, untuk membuatnya menjadi mungkin.
Film ini 9 nilainya. Wajib nonton, dan kamu melewatkan sesuatu yang hebat jika belum nonton.
Semoga bermanfaat.
SCL