Jalan Jalan, Ulasan

Membugarkan Jiwa dan Raga di Kepulauan Seribu

Ibukota Jakarta terkenal akan kepadatan dan kesibukan penduduknya. Semua serba cepat, tergesa-gesa, membuat energi cepat terkuras dengan efisiensi yang belum tentu maksimal. Bangun tidur, kerja, pulang, lelah, istirahat. Sesekali bertemu teman ditempat yang tidak tenang dengan dalih refreshing. Agar tidak stress, katanya. Berolahraga di spasi yang terbatas, udara dingin buatan yang membekukan keringat. Agar tidak stress, katanya. Lalu mana alamnya? Ada tidak sih pilihan refreshing yang lebih baik di provinsi DKI Jakarta?

ADA BANGET! Dengan jarak kurang lebih 40km aja kamu bisa menemukan puluhan pulau cantik berpasir putih, dengan kekayaan biota laut yang luar biasa. Kepulauan Seribu namanya.

kepulauan seribu
kepulauan seribu

Menikmati waktu dan keintiman di alam
Bagi saya salah satu alasan untuk kesana adalah karena Kepulauan Seribu menawarkan ketenangan yang baik untuk jiwa. Bayangkan duduk tenang bersama teman terdekat di tepi dermaga di sore hari. Seorang teman berhasil mendapat ikan dari pancingannya, yang lain bercerita kenangan masa dulu. Melihat ikan berenang dan bermain dibawah kaki. Tertawa dibawah langit biru dan awan putih yang indah. Kemudian matahari terbenam perlahan dan terlukislah senja. Keintiman semakin terjalin ketika sambil meng-gado jagung bakar, langit bertabur bintang. Kenangan yang bisa selalu tersimpan. Di Kepulauan Seribu, yang jauhnya hanya 1 jam dari Marina, Ancol.

senja di kepulauan seribu
senja di kepulauan seribu

Menyehatkan badan di kolam tak berbatas
Pagi hari di Kepulauan Seribu tariklah nafas dalam-dalam. Udaranya masih bersih dan segar. Biar oksigennya masuk ke tubuh dan menyegarkan isi badan. Lalu di pagi itu juga, ambil kacamata renang dan berenang bebaslah dengan beragam spesies ikan dan biota laut. Laut Kepulauan Seribu itu kolam renang tanpa batas dengan sejuta daya tarik. Satu hari itu di sekitar Pulau Air, kapal kecil saya diikuti oleh dua lumba-lumba yang nampak mencari perhatian dengan terus melompat disamping kapal. Hari lainnya di sekitar Pulau Jagung, Moray Eel atau belut laut menampakkan dirinya diantara terumbu karang. Belum lagi kawanan Angelfish dan para ikan Ekor Kuning yang kerap kali Schooling (berenang bersama). Membuat mata serasa dimanja di aquarium ekstra besar dan alami ini. Cukup 2-3 spot snorkeling yang masing-masing 1 jam lamanya, dijamin bikin badan kamu lebih bugar dan terasa ringan setelahnya. Aquarium ini, Kepulauan Seribu, hanya 2 jam lebih dari Muara Angke, dengan kapal umum yang murah banget.

snorkeling bersama ikan ikan
snorkeling bersama ikan ikan

Daya tariknya masih ada lagi
Bukan hanya dua itu daya tarik Kepulauan Seribu. Ditengah jadwal snorkeling mampirlah di satu-dua pantai dengan pasir putih. Pulau Semak Daun misalnya. Berbekal kamera poket saja, foto pantainya bisa bikin teman kamu kagum. Foto profil baru di Facebook sudah tentu bisa dibuat dengan cantik di pantai pasir putih Kepulauan Seribu ini. Lalu coba berbaring tenang dan nikmati sepoinya angin laut. Atau biarkan anak bermain dengan ombak yang datang dan pergi, sambil menyeruput kelapa muda segar khas pantai. Tentu nikmat sekali!

Sepulang dari wisata pulau dan pantai pada malam harinya banyak warung makan yang menawarkan ikan bakar dengan saus kecap yang pedasnya pas. Setelah seharian berenang, makan biasanya akan lebih lahap. Ikan yang dibakar semuanya adalah ikan hasil tangkapan nelayan di Kepulauan Seribu, sudah terjamin kesegarannya. Kalau kata orang, Fresh from the oven. Nyummy!

makanan di kepulauan seribu
makanan di kepulauan seribu

Disela sela wisata sesekali berbicaralah pada nelayan, atau pengemudi kapal, atau juga ibu pemasak di warung. Semuanya akan bercerita panjang tentang Kepulauan Seribu dengan dialek khas yang merupakan campuran Sumatra, Jawa dan Madura. Penduduknya ramah-ramah, lho! Murah senyum dan senang membantu.

Datang lagi dan lagi
Kepulauan Seribu itu menarik dan memiliki banyak area untuk dijelajah serta murah. Tidak heran jika Kepulauan Seribu dikunjungi lagi dan lagi. Ditambah, jaraknya yang dekat dan aksesnya yang tidak sulit. Tidak sedikit wisatawan yang rutin datang kesana. Misalnya saja teman saya, yang memiliki jadwal sebulan sekali untuk kesana, “biar tidak stress” katanya. Ini dia cara yang lebih asik dalam refreshing.

Jadi kamu kemana weekend besok?

SCL

ps : foto merupakan hasil karya sendiri 🙂

buktifollow