Tidak ada kategori

Persiapan IELTS

Setelah bertahun-tahun menunda realisasi usaha gue untuk S2, kali ini gue beneran memulai step 1 nya dengan mendaftar tes IELTS. Kan IELTS band 7 itu salah satu syarat dafar kampus tuh kan. 
Nah lalu gue belajar sama temen gue, namanya Kak Theo. Dia guru bahasa inggris. Dan bahasa inggrisnya dia bagus bener. Dan diluar dugaan gue yang simpel dan mengira IELTS ini kaya tes biasa aja, ternyata banyak intrik intrik yang gue abaikan yang seharusnya gue bisa improve.
Tadi malem kami belajar speaking. Dan ceritanya dari 4 bagian tes IELTS, yaitu Reading, Writing, Listening, dan Speaking, ceritanya gue paling bangga akan speaking. Paling bisak lah kira kira. Eh ternyata setelah 2 kali ngerjain 2 set tes IELTS, kak theo cuma ngasih gue nilai 7. padahal gue kira gue bisa lebih. ini koreksi dari kesalahan-kesalahan gue.

  • dont hesitate. Gue kemarin sering mikir dulu, karena emang pertanyaannya ternyata ga simple dan butuh mikir. tapi ternyata jangan mikir dalam hati, tapi disebutin langsung aja.
  • idiom is good. Proverb, peribahasa, quotes, itu bisa nambah nilai
  • conclusion might help. Di akhir jawaban, di summary ulang jawabannya. Bisa pake penomoran juga kalo perlu, “jadi menurut saya ada 2 alasan, pertama A, kedua B”
  • be bold. memihak ke satu jawaban. kalau setuju ya setuju, kalau tidak ya tidak.
  • use difficult word once in a while. pronounce it well.
  • convince them. you know the answer, you know this topic
  • careful of the past and future tenses
  • be fun. use attention grabber topic

Nah ceritanya itu kesalahan gue, dan dari situ gue bisa improve kayanya. IELTS band 9 , im coming !