Inspirasi

Protes melalui musik ala Rage Against The Machine

Rage Against The Machine
Rage Against The Machine

Waktu mereka jaya dan terkenal, usia gue masih kelas 1 SD dan belum ngerti yang namanya musik. Wong musik lokal aja belum denger kecuali yang potong bebek angsa, apalagi musik luar. Wong musik sederhana aja belum denger apalagi musik bernada protes seperti band legenda Rage Against The Machine ini.

Gue udah masuk SMP waktu pertama denger lagu mereka. Dan itu udah telat beberapa tahun. Dan karena waktu itu gue belom jago bahasa inggris, jadi gue ga tau lagu mereka ini tentang apa. Pokoknya musiknya bikin kepala goyang enak gitu. Lama kelamaan gue sadar mereka bukan sekedar main musik. Mereka juga menyatakan perasaan dan ekspresi protes kepada pemerintah.

Dengan vokalisnya si abang Zack Dela Rocha, yang karakter vokalnya unik, keren, bertenaga, dan belum gue temuin di vokalis lain, RATM (kependekan Rage Against The Machine) ini menjadi band rock ternama pada awal awal dan tengah 90an. Belum lagi gitaris nya yang jago banget main efek si abang Tom Morello. Formasi empatnya itu udah pas banget.

Sekarang mereka uda ga main, selain Zack yang diganti Chris Connor dari Soundgarden, band ini berubah nama jadi Audioslave, band epik lainnya buat gue. tapi nama Rage Against The Machine sih akan tetep ada di setlist gue.