Film, Ulasan

A Dark Song, horor yang pelan tapi menegangkan

Kalo lo suka film horor pelan, tegang dan tentang sekte, film ini film lo banget.

Gue kan suka banget film horor ya, tapi gue engga suka film pelan. Dan gue bisa nonton film ini itu karena gue engga liat kata “slow” yang ditulis review terdepan di IMDB. Tapi bagus juga sih gue engga perhatian banget orangnya, soalnya kalo gue liat, mungkin gue akan skip dan engga nonton film ini. Padahal filmnya bagus!

Sinopsis

Jadi ada seorang ibu muda yang anaknya meninggal dan dia mau ngomong lagi sama anak itu, karena sayang banget. Jadilah dia memanggil paranormal untuk mengadakan ritual agar dia bisa ngobrol sama anaknya walau sesaat.

Tentunya engga akan jadi film kalo semua lancar ya kan. Banyak hal yang ternyata engga seperti yang dibilang, engga seperti seharusnya. Dan pada akhirnya membawa kedua orang ini kepada hal-hal yang berbahaya.

Kartu Nilai

  • Cerita: 7
  • Musik: 9
  • Akting: 8
  • Sinematografi: 8

Musiknya gue suka banget! Sederhana tapi nyeremin. Gue engga ketemu film serupa dengan film ini itu apa aja. Gue jarang nonton film horor yang pelan.

Perasaan gue setelah nonton

Puas sih. Gue dapet beberapa pesan moral (gue ga mau bilang karena akan jadi spoiler). Ada salah satu adegan dimana Solomon (si paranormal) bilang kalo sains itu tuh cuma bisa jelasin sedikit banget dari semua hal yang ada. sebagian besar lagi, engga keliatan dan belum diketahui, itu yang di-kiblat-kan oleh agama, spiritualisme, dan kepercayaan. In a sense, gue juga percaya itu sih. Sama polanya dengan pengetahuan kita tentang laut, tentang luar angkasa, yang mayoritasnya belum diketahui manusia.

Gue juga suka film ini engga mengarahkan pada tuhan, tapi justru ke entitas lain dibawahnya yaitu angel dan demon.