Film, Ulasan

Incident in a Ghostland, rasa yang campur aduk

Film ini tuh gabungan rasa takut, kaget, jijik, tegang, dan ada perasaan relatable. Awalnya cuma kirain ini thriller dan crime seperti umumnya, tapi rupanya ada sisi gore-nya juga. Yang pernah nonton film gore berjudul Martyrs, mungkin kenal sama produser nya yang bernama Pascal Laugier. Nah si Pascal ini juga yang produser-in film Incident in a Ghostland ini.

Sinopsis

Incident in a Ghostland menceritakan keluarga kecil yang terdiri dari ibu dan 2 anak perempuan remaja yang pindah ke rumah baru. Baru aja masuk dan belum beres packing, udah ada penjahat masuk dan mengganggu mereka. Udah gitu aja kira-kira. Kaya sederhana banget kan. Biasanya kalo film kaya gini, korbannya kalah dulu, trus di ujungnya akan menang dengan melawan balik dengan susah payah. Film ini agak beda sih. Banyak development yang terjadi. Film ini juga ga pake lama. Dari awal udah langsung dor, dor dor.

Nilai

  • Cerita: 8
  • Akting: 7
  • Musik: 7
  • Sinematografi: 7
  • Film yang mirip: Martyrs, Dont Breath, Saw
  • Genre: Thriller, Gore, Psikologi
  • Yang gue suka dari film ini: pesannya, plot twist-nya, relatable-nya.

Habis Nonton

Gue jadi mikir banyak, dan lama, dan enak. Banyak pesannya, dan walaupun agak sedikit terganggu dengan apa yang terjadi di film ini, tapi gue bisa relate, dan mungkin terjadi ke siapapun. Makanya bagus untuk melihat, dan mungkin belajar sesuatu. Filmnya lebih dari sekedar thriller yang bikin tegang trus udah.

Spoiler isi film

Yang paling kuat dari film ini adalah: pelajaran kalau ini bisa terjadi sama kita. Jadi kita di posisi korban, itu engga serta merta bisa langsung membela diri, menolong keluarga kita yang disakiti. Menurut gue manusiawi banget untuk terdiam, bingung, ga bisa apa-apa, dan juga space out, dan cari “jalan aman” dan bayangin hal-hal yang enak. Kabur dari kenyataan. Ga semua orang bisa gini sih. Untuk yang bisa ngayal atau daydreaming, atau udah terbiasa kabur dari situasi-situasi sulit dengan berkhayal. Di satu sisi mungkin ini terlihat bikin sakit jadi lebih ga terasa. Tapi kenyataan tetep kenyataan sih. Dan untungnya ditunjukkin juga, kalo untuk seseorang bisa melawan balik, itu perlu waktu dan kumpulin keberanian dulu.

Gue juga suka komponen disturbing di film ini. Misalnya orang tuanya yang udah meninggal dibiarkan di dalam rumah dan terlihat. Adegan dimana orang tuanya di bunuh di depan anaknya. Ada juga kelainan salah satu pelaku terhadap boneka.

Sebagai kata penutup, gue rekomendasiin film ini sih kalo lo suka psikologi thriller yang agak sedikit gore.